Assalamualaiku, Saya pusing dengan keadaan ini, walau dengan status pegawai yg menjabat dua divisi sekaligus tidak membuat saya merasa cukup dengan apa yang ada sekarang, saya tidak membahas tentang nominal angka, tapi saya merasa hidup ini penuh perjuangan yang tidak akan pernah berakhir. Pekerjaan seberat apapun sayabkerjakan dengan tidak mengenal waktu, saya merasa frustasi dengan target-target yang saya buat sendiri termasuk menikah muda.
Kemarin 13februari, saya melamarnya, saya yakin atas pilihan saya ini. Dia sangat tidak membuat saya frustasi, sama sekali tidak, malah saya berhutang budi terhadapnya.
Kembali masalah frustasi, ada beberapa alasan saya mengatakan hal ini,
1. Kondisi kantor yang tidak seperti dulu
2. Target gila yang saya bikin sendiri
3. Apa kabar majelis? Saya merindukanNya, dekatkanlah ![]()
4. Kondisi fisik / stamina menurun
5. Liburan oh liburan
Wassalam.